DSC_0202

Bekerja sama dengan PPI Belanda dan Indonesia Forum Nijmegen, PPI Nijmegen menggelar diskusi interaktif bertema Diaspora Indonesia yang sekaligus menandakan episode ke-5 dari rangkaian Diskusi Kebangsaan.

Acara yang diadakan di Grotiusgebouw, Radboud University, ini menghadirkan empat pembicara dengan latar yang beragam. Jun Kuncoro selaku Fungsi Konsulat & Protokoler KBRI menjelaskan definisi diaspora Indonesia di mata negara sekaligus isu kewarganegaraan dan kekuatan hukumnya. Kemudian, Rika Theo, PhD Candidate Social Geography and Planning dari Utrecht University, membahas konsep diaspora dari akarnya hingga problematika, kritik, serta fenomena brain drain (kerugian di negara asal) dan brain gain (keuntungan yang diberikan warga negara asing di negara tujuan).

Setelah diselingi dengan rehat, diskusi pun dilanjutkan dengan presentasi dari perwakilan Indonesia Diaspora Network. Adalah Ebed Litaay selaku Presiden Indonesian Diaspora Network, keberadaan institusi ini dipaparkan secara jelas, termasuk sejarah, visi dan misi, serta berbagai masalah yang sering dihadapi pelaku diaspora. Berikutnya, Yasmine Soraya menutup diskusi dengan mengangkat tema pekerja Indonesia di luar negeri. Sebagai Sekjen Indonesian Migrant Worker Union (IMWU), ia menceritakan latar belakang organisasi ini berdiri, serta fungsinya dalam membantu pekerja Indonesia yang mengadu nasib di luar tanah air. Yasmine juga memberikan kesempataan kepada beberapa anggota IMWU yang hadir untuk berbagi pengalaman serta mengungkapkan saran-saran untuk meningkatkan kesejahteraan rekan-rekannya yang lain.

Foto: Adham Khrisna Satria